ImagePara Lansia ini Terus Berjalan Memikul Dagangan un...
Image

Para Lansia ini Terus Berjalan Memikul Dagangan untuk Tetap Bertahan

Rp 5.255.000 terkumpul dari Rp 100.000.000
115 Donasi 2 bulan, 8 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Tidak semua orang yang tersenyum hari ini sedang baik-baik saja.

Empat lansia ini masih berjalan kaki berjualan setiap hari untuk bertahan hidup. Bukan karena ingin, tetapi karena mereka tidak punya pilihan lain. Mereka masih berjalan kaki, memikul dagangan, dan bekerja setiap hari demi bisa makan dan melanjutkan hidup.

Hari ini, ada empat kakek pejuang yang sedang berjuang bertahan hidup dan membutuhkan bantuan kita.

Yang pertama adalah Abah Holil

Di usianya yang sudah lanjut, Abah masih berjualan kopi keliling dari satu sudut ke sudut lainnya. Di balik perjuangannya mencari nafkah, Abah harus hidup dengan asma akut yang sering kambuh ketika tubuhnya terlalu lelah.

Tak jarang, di tengah perjalanan, Abah terpaksa berhenti sejenak. Dadanya terasa sesak, napasnya memburu, dan tangannya segera meraih inhaler yang selalu menemani perjuangannya. Setelah beberapa saat mencoba mengatur napas, Abah kembali melangkah. Termos kopi yang dipikulnya terasa semakin berat, tetapi kebutuhan hidup membuatnya terus berjalan. Bahkan ketika hasil jualannya hari itu hanya membawa pulang belasan ribu rupiah.

Lalu yang kedua ada Abah Senan

Abah Senan hidup seorang diri di rumah yang kondisinya sudah jauh dari kata layak. Bangunannya tampak miring dan rapuh, seolah bisa roboh kapan saja. Di dalam rumah sederhana itu, tempat tidur yang digunakan Abah untuk beristirahat juga menjadi tempat ia memasak makanan sehari-hari.

Untuk bertahan hidup, Abah berjualan tikar gulung dengan cara berkeliling. Tikar-tikar itu dibawanya dari satu tempat ke tempat lain dengan harapan ada yang membeli. Namun sering kali dagangannya sulit terjual. Dalam kondisi seperti itu, Abah memilih menahan lapar agar tetap memiliki uang untuk melanjutkan hidup esok hari.

 

Berikutnya, Abah Sarnoji  

Setiap hari, Abah 61 tahun memikul dagangan kangkung dan berjalan dari kampung ke kampung. Panas, hujan, dan rasa lelah sudah menjadi bagian dari kesehariannya.

Saat rasa lapar datang dan tidak ada uang untuk membeli makanan, Abah terkadang memakan kangkung dagangannya sendiri dalam keadaan mentah hanya untuk mengganjal perut. Ada pula hari-hari ketika ia menukar sebagian dagangannya dengan seporsi nasi agar tetap memiliki tenaga untuk melanjutkan perjalanan.

Jika dagangannya tidak habis terjual, kangkung-kangkung itu akan layu dan membusuk. Kerugian tersebut harus Abah terima tanpa banyak pilihan. Sepulang berjualan, Abah kembali ke rumah bilik bambu sempit yang ia tempati di samping rumah orang lain. Tidak ada kasur yang nyaman. Hanya karpet tipis yang menjadi alas untuk beristirahat setelah seharian bekerja.

Dan yang terakhir ada Kakek Jabar

Di usia 60 tahun, Kakek Jabar masih memikul pisang di pundaknya sambil berjalan menyusuri jalanan kota setiap hari. Jarak yang ditempuh tidaklah dekat, bahkan bisa lebih dari 15 kilometer dalam sehari.

Kakek melakukan itu karena dagangannya sulit laku jika hanya dijual di sekitar tempat tinggalnya. Dengan langkah yang terus dipaksakan, beliau berharap pisang-pisang yang dipikulnya bisa habis terjual.

Namun hasil yang dibawa pulang sering kali sangat terbatas. Jika seluruh dagangan habis terjual, keuntungan yang diperoleh hanya sekitar Rp30.000 untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Saat ini Kakek Jabar tinggal bersama istrinya di sebuah gubuk kayu sederhana yang membutuhkan perbaikan agar dapat menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan layak.

Besok, mereka akan kembali berjalan dan berjualan seperti biasa.

Kembali membawa harapan agar ada cukup rezeki untuk bertahan hidup satu hari lagi.

Hari ini, kita punya kesempatan untuk membuat perjuangan mereka sedikit lebih ringan. Mari ambil bagian dalam membantu Abah Holil, Abah Senan, Abah Sarnoji, dan Kakek Jabar. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti untuk meringankan beban hidup yang mereka pikul setiap hari.

 

Baca selengkapnya ▾

  • June, 21 2026

    Campaign is published

Yana8 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.000
Orang Baik20 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 30.000
Erina Yuliathi22 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.000
Kanz Widuri1 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.000
Normawati Martiana Ginting1 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.000

Doa-doa orang baik (29)

Erina Yuliathi22 jam yang lalu
Semoga Allah berikan kelancaran rizki utk para pejuang pencari nafkah keluarga. Aamiin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Kanz Widuri1 hari yang lalu
Semoga Allah memberikan pertolongan kepada para lansia, aamiin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Normawati Martiana Ginting1 hari yang lalu
Tuhan Yesus memberkati para Lansia… amin 🙏😇
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Orang Baik2 hari yang lalu
Semoga dapat membantu dan berkah untuk semua aamiin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Orang Baik2 hari yang lalu
Ya allah Semoga bisa membantu meringankan beban kakek diusia senja biar bisa beristirahat menikmati hidup tanpa harus bekerja keras lagi. Amiiiinnn
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Bagikan melalui:
✕ Close