
"Tiap saya nangis, dia selalu lap air mata saya.. Padahal mata dia sendiri lagi keluar darah," lirih Ibu Fitri sambil terisak. ππ

Kalimat itu bener-bener bikin jantungku serasa berhenti detak. Aku nggak sanggup bayangin gimana perasaan Ibu Fitri ngeliat Salsa, balitanya yang baru umur beberapa tahun, harus nanggung beban seberat ini. Salsa menderita kanker mata yang kondisinya udah parah banget.
Kankernya bikin matanya membengkak hebat sampai menonjol keluar. Yang paling bikin hati hancur, tiap kali Salsa nangis karena nahan perih yang luar biasa, yang keluar dari matanya bukan cuma air mata, tapi bercampur darah segar dan nanah.

Tapi di tengah rasa sakit yang nggak masuk akal itu, Salsa malah jadi penguat buat ibunya. Pake tangan kecilnya, dia usap air mata Ibu Fitri, seolah dia mau bilang, "Ibu jangan nangis, Salsa kuat kok." Padahal kita semua tau, Salsa lagi berjuang di antara hidup dan mati. π
Keluarga Salsa udah bener-bener di titik nol. Sepuluh bulan ini mereka berjuang bolak-balik Lampung-Jakarta buat pengobatan Salsa. Semuanya udah ludes terjual; mulai dari tanah, mas kawin, sampe barang-barang di dalem rumah pun udah nggak ada yang tersisa demi biaya berobat.

Ayah Salsa cuma seorang sopir tembak yang upahnya nggak seberapa, seringnya cuma dapet 50 ribu sehari. Jelas nggak akan pernah cukup buat biaya operasi besar yang harus segera dilakukan sebelum kankernya menjalar ke otak.

Masa kita tega liat perjuangan Ibu Fitri yang udah rela jual mas kawinnya ini berakhir sia-sia cuma karena nggak ada biaya buat operasi terakhir Salsa? Perjuangan mereka udah sejauh ini, jangan biarkan langkah mereka terhenti karena kantong yang kosong. π
Sahabat, Salsa nggak punya banyak waktu lagi. Dia butuh kita buat temenin dia berjuang sampe sembuh, sampe dia nggak perlu lagi nangis ngeluarin darah.
Kamu bisa bantu perjuangan Salsa dengan cara:
Klik tombol “DONASI SEKARANG”
Masukin nominal donasi terbaikmu
Pilih metode pembayaran yang paling gampang (Gopay, ShopeePay, Dana, atau Transfer Bank)