
Sediiih!! Tanpa orang tua RIYAN (8tahun) setiap hari berjualan jeruk demi biaya sekolah dan bertahan hidup.
Hidup ini tak bisa memilih, seandainya bisa mungkin RIYAN tidak akan perih kehidupannya tanpa sosok kedua orang tuanya, dari RIYAN kita belajar hidup yang penuh syukur, tidak mengeluh, dan menerima takdirNya penuh keikhlasan.
RIYAN(8TH), Bocah yatim yang berjuang dengan berjualan jeruk milik tetangga yang ia jual dengan harga Rp 10 ribu/kantong plastik dengan upah hanya Rp 2 ribu, jika dagangan habis terjual riyan bisa dapat upah Rp 20ribu namun sering kali dagangan tak habis terjual.
Dengan sepatu yang sudah jebol Setiap pulang sekolah riyan harus berkeliling lebih dari 15 KM menyusuri jalan kampung dan pasar untuk menjual jeruk.
" setiap hari sepulang sekolah langsung keliling om, jualan jeruk ini,upahnya cuma Rp2.000 untuk kebutuhan sehari hari aku sama nenek kalok sisa di tabung untuk kebutuhan sekolah" ucap riyan sambil memegangi sepatunya yang jebol.
Bahkan ada kejadian yang sangat menyedihkan RIYAN kerap di bully teman teman nya karena berjualan saat pulang sekolah dan sepatunya jebol masih dipakai.
Sejak umur 7hari RIYAN sudah di tinggal kabur oleh ibunya dan ayahnya merantau tak pernah pulang, riyan tinggal bersama nenek MINIK (90 tahun) yang sudah sakit sakitan di rumah menumpang milik orang lain.
Doa selalu riyan panjatkan agar kuat menjalani kehidupan yang berat ini, riyan berharap dapat terus melanjutkan sekolah dan ia pun ingin memiliki usaha yang lebih baik agar dapat memilik rumah sendiri dan membawa nenek nya berobat.