
Demi Oksigen Anak, Ayah Ini Relakan KTP Jadi Jaminan: "Uang Saya Habis, Tapi Anak Saya Harus Tetap Bernafas..."

Sebuah pemandangan menyayat hati terekam saat seorang pria paruh baya berdiri gemetar di depan depo pengisian oksigen. Bukan lembaran uang yang ia keluarkan dari dompetnya, melainkan selembar KTP.
"Tolong Pak, anak saya sesak... Saya tidak punya uang lagi, boleh saya jaminkan KTP saya dulu?"
Ternyata, bapak ini sedang berjuang menyelamatkan nyawa bayinya, Hanafi, yang baru berusia 8 bulan. Hanafi divonis menderita Jantung Bocor.

Kondisi Hanafi saat ini sungguh memprihatinkan. Badan mungilnya sering tiba-tiba demam tinggi, membiru, hingga mengalami kejang-kejang. Tanpa bantuan tabung oksigen di sampingnya, nafas Hanafi akan terputus.
“Anak saya sempat koma karena telat dibawa ke RS. Dia butuh oksigen terus, nafasnya sesak sekali.. Saya cuma takut kehilangan dia.. Dia anak yang saya tunggu-tunggu kehadirannya sejak lama..” — Isak tangis Ayah Hanafi.

Kini, sang ayah hanya bisa pasrah, berkeliling mencari pinjaman oksigen sana-sini demi memastikan anaknya tidak berhenti bernafas.
#OrangBaik, nyawa Hanafi kini sedang terancam. Jika pengobatan ini terhenti, kita tidak tahu sampai kapan jantung mungil itu sanggup bertahan. Mari kita patungan, bahu-membahu berikan harapan sembuh untuk Hanafi.
Salurkan donasi terbaikmu dengan cara:
Terima kasih banyak, #OrangBaik! Kebaikanmu adalah nafas bagi Hanafi.