
Tiap kali Hana sesak nafas dan badannya membiru, hati saya terasa hancur. Saya takut, apa saya bisa menyelamatkannya?" ujar Pak Maulana, ayah Hana yang berprofesi sebagai seorang ojol.
Hana, bayi berusia 3 bulan, terlahir dengan jantung bocor. Tanpa operasi dan pengobatan intensif, kondisinya bisa semakin memburuk bahkan berisiko gagal jantung,
selain itu juga hana menderita gizi buruk, yang dimana kondisi berat badan hana saat ini jauh di batas normal nya,
Sebagai seorang driver ojol, Pak Maulana berjuang keras untuk keluarganya. Namun, penghasilan yang hanya cukup untuk makan sehari-hari membuatnya kewalahan, apalagi saat dokter mengatakan Hana membutuhkan susu khusus seharga Rp400 ribu per kaleng, yang dikonsumsi selama 3 hari dan tidak ditanggung BPJS. Beberapa pengobatan lainnya juga tidak ditanggung oleh BPJS.
"Kadang saya kerja dari pagi sampai pagi lagi, tapi uang yang saya bawa pulang tetap gak cukup. Saya bingung gimana caranya bisa selamatkan Hana."
Dengan penghasilan yang pas-pasan, biaya pengobatan yang mencapai ratusan juta terasa seperti mimpi yang mustahil bagi keluarga ini.
Setiap perjalanan membawa penumpang, Pak Maulana menyimpan doa agar ada keajaiban bagi Hana. Pernah suatu kali, ia izin mampir ke minimarket untuk membeli susu khusus untuk putrinya. Namun, ia keluar dengan tangan kosong karena uangnya tidak cukup. Hatinya teriris oleh rasa bersalah, tapi ia tetap berusaha tegar demi putri kecilnya.
Sahabat, Hana butuh kita. Bantuan kecil dari kita bisa menjadi harapan besar bagi bayi mungil ini agar bisa menjalani sembuh dari penyakit jantung bocor dan mendapatkan pengobatan terbaik. Yuk ulurkan kebaikanmu dengan cara:
![]()
Menanti doa-doa orang baik