
Berawal dari rasa sakit gigi berlubang yang dianggap biasa, hidup Pak Ghofur berubah menjadi mimpi buruk.
Gigi yang meradang itu ternyata bibit Tumor Rahang ganas yang kini merusak wajahnya, menutup mulutnya, dan membuat Pak Ghofur kesulitan bernapas.
Kini, Pak Ghofur tak lagi bisa bernapas melalui hidung. Lehernya harus dilubangi agar selang pernapasan bisa masuk.
Sesekali selang itu harus dibuka paksa jika dahak menumpuk atau saat ia tersedak batuk yang menyiksa.
“Dulu motor ini kaki saya buat cari makan, sekarang motornya sudah digadai buat biaya operasi.. Tapi tumornya malah makin besar, saya sudah gak punya apa-apa lagi..” - Pak Ghofur
Harta satu-satunya, motor yang biasa ia gunakan untuk narik ojol, sudah amblas untuk biaya rumah sakit. Namun, keajaiban belum kunjung datang. Setelah kedua orang tuanya wafat, Pak Ghofur hidup sebatang kara. Tak ada istri, tak ada orang tua, hanya ditemani rasa sakit yang menghujam setiap detik.
Jika perbannya dibuka, pemandangan memilukan tersaji: wajah yang sudah hancur hingga terlihat jelas bagian tulang dan dagingnya. Jangankan untuk bicara, untuk sekadar mengerang pun Pak Ghofur sudah kehabisan tenaga.
Tanpa adanya pemasukan, proses pengobatan Pak Ghofur terhenti total, membuat harapan sembuhnya kian hari kian menipis.
Sahabat dan rekan sejawat pengemudi ojek online, maukah kamu menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk membantu Pak Ghofur operasi agar selamat dari tumor yang menggerogotinya?
Mari salurkan sedekah terbaikmu melalui:
Terima kasih banyak, #orangbaik!