ImageKepala kian membesar, bantu chaerul berobat sembuh...
Image

Kepala kian membesar, bantu chaerul berobat sembuh

Rp 0 terkumpul dari Rp 100.000.000
0 Donasi 2 bulan, 5 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Kepala Kian Membesar, Bantu Chaerul Berobat Sembuh

“Ya Allah, jika memang anakku harus menjalani hidup seperti ini, panjangkanlah umurku agar aku bisa terus merawatnya. Namun jika suatu saat Engkau memanggilku, sembuhkanlah anakku agar ia mampu menjaga dirinya sendiri tanpa merepotkan orang lain..”, ucap Ibu Hamsilah.

Ibu Hamsilah (42) adalah seorang ibu tangguh yang sehari-hari berjualan jajanan di pinggir jalan sambil berjuang merawat putranya yang divonis menderita hidrosefalus. Chaerul (21) telah mengidap penyakit tersebut sejak usia 3 bulan.

 

Sejak saat itu pula, Ibu Hamsilah menjalani semuanya seorang diri. Ia harus berperan sebagai ibu sekaligus ayah bagi Chaerul. Suaminya telah lama meninggalkan rumah dan tidak pernah kembali sejak mengetahui kondisi anak mereka.

“Suami saya tidak pernah pulang. Saya tidak tahu dia dimana. Saya harus bekerja keras membesarkan dan merawat anak saya sendirian” tutur Ibu Hamsilah.

Tak ada kata lelah dalam kamus hidupnya demi kesembuhan dan kebutuhan sang anak. Ia rela melakukan berbagai pekerjaan. Selain berjualan jajanan, ia juga menerima pekerjaan sebagai buruh cuci bila ada panggilan. Setiap rupiah yang diperoleh dikumpulkannya demi menyambung hidup mereka berdua.

“Saya selalu kepikiran kalau harus meninggalkan anak sendirian di rumah. Takut terjadi apa-apa karena kondisinya sangat memprihatinkan. Tapi kalau saya tidak bekerja, bagaimana kami bisa makan?”

Dalam kesehariannya, Chaerul hanya bisa menggerakkan tubuhnya dengan menyeret badan menggunakan punggungnya. Ia tidak mampu duduk, apalagi berdiri. Terkadang ia berusaha mendekat ke arah ibunya dengan cara mengesot perlahan. 

Sudah lebih dari 20 tahun Chaerul hidup dengan penyakit ini. Kepalanya semakin membesar penuh cairan yang mengancam otaknya. Ia kerap muntah, kejang, hingga sesak napas. Rasa sakit yang dirasakannya sering membuatnya menangis dan meronta.

Baca selengkapnya ▾

  • March, 13 2026

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close