
Mas Supandi adalah penyandang disabilitas yang setiap hari berjualan sayur keliling dengan sepeda tua yang sudah tidak layak. Meski berjalan saja sulit, ia tetap berangkat sebelum subuh dan baru pulang saat malam demi satu tujuan, supaya ayahnya bisa makan.
Di rumah, ayah Mas Supandi sedang berjuang melawan asma yang sering membuat nafasnya sesak. Karena sudah tidak mampu bekerja, hanya Mas Supandi yang menjadi harapan keluarga kecil ini.

Suatu malam kami bertemu Mas Supandi terjatuh di pinggir jalan. Saat kami bantu berdiri, ternyata badannya sudah sangat lemas karena belum makan sejak pagi.
Hari itu, hasil jualannya hanya Rp10.000.
Tapi uang itu tidak ingin ia pakai untuk dirinya sendiri. Mas Supandi berkata uang itu akan dibawa pulang untuk membeli makan berdua dengan ayahnya.
Mendengar itu, hati kami benar-benar tersentuh. Di tengah keterbatasan yang ia miliki, Mas Supandi tetap memilih berjuang. Ia tidak menyerah, karena ia tahu di rumah ada ayah yang menunggunya pulang.

Hari ini, mari kita bergandengan tangan membantu Mas Supandi. Semoga lewat bantuan dari Sahabat Baik, kebutuhan sehari-hari mereka bisa terpenuhi, ayah bisa mendapat pengobatan yang dibutuhkan, dan Mas Supandi tidak lagi harus berjuang sendirian.
Berapapun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi Mas Supandi dan ayahnya. Terima kasih sudah menjadi bagian dari harapan mereka.