Image17 Tahun Tak Diobati, Minar Komplikasi Otak Akut...
Image

17 Tahun Tak Diobati, Minar Komplikasi Otak Akut

Image
Serang Banten
Rp 345.000 terkumpul dari Rp 100.000.000
5 Donasi 1 bulan, 14 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

" Kalau Minar udh kejang, mulutnya keluar busa bahkan pernah sampai berhenti nafas! Saya panik dan cuma bisa menangis minta tolong… mau bawa ke RS saya gak punya uang sama sekali .” -ujar, Ibu Iroh

Minar sudah alami gizi buruk sejak usianya 3 bulan.  Tak hanya gizi buruk, Minar (18 tahun) juga mengidap penyakit Cerebral Palsy (kelumpuhan otak) dan epilepsi. 

Sering kali Minar alami kejang-kejang. Karena keterbatasan biaya, Minar hanya bisa dirawat oleh tukang pijat dan diberi ramuan tradisional. Padahal kondisinya sudah sangat gawat sampai harus memakai kursi roda.

Pada saat Minar usia 3 bulan alami kejang-kejang, Ibunya sudah sempat membawa Minar Fisioterapi ke dokter, dan kata dokter Minar butuh pengobatan panjang dan terapi rutin agar saraf motoriknya tidak kaku dan rusak. 

Namun, rumah mereka berada di kawasan pedalaman yang dikelilingi hutan dan jauh dari perkampungan, sehingga keterbatasan akses dan biaya angkutan menjadi kendala besar.

Sebagai ibu rumah tangga, Bu Iroh harus membagi tenaga untuk mencari nafkah sekaligus merawat anak-anaknya. 

Di rumahnya yang sangat sederhana, Minar tinggal berempati dengan sang Ibu dan kedua adiknya yang masih kecil. Sedangkan ayahnya pergi merantau untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik supaya Minar bisa berobat.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ibu Iroh harus berkeliling dari kampung ke kampung sambil membawa beberapa ekor ayam untuk dijualnya. 

Ayam tersebut milik orang lain dan ibu Iroh hanya mendapatkan upah 10rbu rupiah dari setiap ekornya jika terjual.

“ Saya gak punya pemasukan apa-apa, cari uang serabutan cuma cukup untuk beli beras buat makan anak-anak saya. Saya sering nangis kali lihat Minar kejang-kejang, untuk beli obat anti kejang buat Minar saja saya nggak sanggup. Berjuta-juta kali saya minta maaf sama Minar karena gak bisa bawa ke RS… padahal saya tahu nyawa Minar sudah kritis dan terancam .” -cerita, Ibu Iroh saat ditemui relawan.

Baca selengkapnya ▾

  • May, 19 2026

    Campaign is published

Orang Baik9 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 250.000
Novie Hendri10 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.000
Orang Baik1 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 15.000
Orang Baik3 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 15.000
Orang Baik12 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 15.000

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close