

Di usia 109 tahun, ketika seharusnya seorang lansia dapat menikmati hari-hari dengan tenang di rumah, Mbah Dul masih harus berjuang di jalan demi sesuap nasi. Setiap hari, Mbah Dul masih berjualan perabotan di lampu merah. Di usia yang sudah sangat lanjut, beliau tetap harus keluar rumah dan menawarkan dagangannya kepada orang-orang yang melintas. Bukan karena ingin mengumpulkan banyak uang.

Mbah Dul berjualan karena hasil jualan hari itu menjadi harapan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya hari itu juga. Ketika dagangan terjual, ada uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun ketika dagangan sepi, kebutuhan tetap harus dipenuhi. Begitulah hari-hari yang harus dijalani Mbah Dul.

Di saat banyak lansia seusianya sudah dapat menikmati masa tua dengan beristirahat di rumah, Mbah Dul masih harus berdiri dan berjuang di jalanan untuk mendapatkan penghasilan. Kami membayangkan, betapa beratnya menjalani hari di usia 109 tahun dengan kondisi seperti ini. Di satu sisi, tubuh yang sudah renta membutuhkan banyak istirahat. Di sisi lain, kebutuhan hidup memaksa Mbah Dul untuk tetap berjualan.

Kami ingin mbah dul berhenti berjualan, Kami ingin Mbah Dul tidak perlu lagi berjualan di lampu merah demi memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Kami sadar, kebutuhan Mbah Dul tidak dapat diselesaikan hanya dalam satu hari. Namun kami percaya, sedikit demi sedikit, kepedulian dari banyak orang dapat meringankan beban beliau. Mari Berikan Mbah Dul Kesempatan untuk Beristirahat. 109 tahun adalah usia yang sangat panjang.Setelah begitu banyak hari yang telah dilalui, rasanya Mbah Dul layak mendapatkan ketenangan di masa senjanya.

Tidak lagi harus berdiri di lampu merah menawarkan dagangan, tidak lagi harus memikirkan apakah dagangan hari ini cukup untuk memenuhi kebutuhan makan, tidak lagi harus bekerja setiap hari hanya agar dapat bertahan hidup, kami mengajak teman-teman semua untuk bersama-sama membantu Mbah Dul.
Berapapun nominal yang Anda donasikan, insyaAllah akan sangat berarti bagi kehidupan beliau. Tidak ada donasi yang terlalu kecil ketika diberikan dengan ketulusan. Jika belum dapat berdonasi, Anda juga dapat membantu dengan membagikan campaign ini kepada keluarga, sahabat, dan orang-orang baik lainnya. Satu kali share dari Anda mungkin menjadi jalan datangnya bantuan untuk Mbah Dul.