ImageURGENT! tumor makin membesar, bantu aura operasi...
Image

URGENT! tumor makin membesar, bantu aura operasi

Rp 0 terkumpul dari Rp 100.000.000
0 Donasi 3 bulan, 9 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Tumor di pipinya mengganas dengan cepat, Tumornya bisa pecah kapanpun. Keamanannya pun kian terancam bila tidak segera menjalani operasi.

“Berulang kali saya dan suami diingatkan dokter untuk membawa Aura menjalani tindakan medis sesegera mungkin, tapi Ya Allah apa daya saya dan suami belum mampu. Tabungan kamu tidak cukup untuk membawa Aura menjalani operasi. Saya takut.. Saya takut kalau terlambat menangani Aura…”,  ucap sang Ibu.

Kondisi  Aura Felicia (2)  semakin memprihatinkan setiap harinya. Benjolan yang terus membesar di pipinya semakin menjadi-jadi.  Dokter takut kalau benjolan itu pecah dan menyebabkan infeksi pada Aura.  Keselamatannya pun kian terancam!

Sejak hembuskan napas pertamanya, Aura sudah memiliki benjolan di pipinya. Ayah Ibunya mengira itu tanda lahir yang dimiliki Aura.  Namun rupanya, setelah berhari-hari benjolan itu bukannya mengempis namun justru semakin membesar dan membuat Aura kesakitan.

Sampai puncaknya di minggu ke-2 setelah Aura lahir,  benjolan di pipinya berubah warna menjadi merah seperti mau pecah.  Barulah, Ayah Ibunya membawa Aura ke rumah sakit dengan tabungan seadanya. 

Kesedihan dan cucuran air mata langsung membasahi ruang perawatan saat dokter mengatakan  benjolan yang ada di pipi Aura merupakan sebuah sel tumor yang mematikan.  Dokter mengatakan terdapat kelainan pada pembuluh darah Aura yang menyebabkan aliran darahnya tidak normal. Harus segera menjalani perawatan intensif dan operasi di RS kota.

Mirisnya, karena terkendala masalah perekonomian, Ibu dan Ayahnya terpaksa membawa Aura pulang dengan obat seadanya dari dokter. Kedua orang tua Aura tidak memiliki cukup tabungan untuk membawa Aura berobat ke RS kota.

Aura pun terpaksa menjalani pengobatan mandiri tanpa redaman medis di rumah.  Mengandalkan air panas dan rebusan daun sirih, sang Ibu berharap bisa meredakan sakit yang dirasakan Aura.

Ayah Ibu Aura sangat ingin membawa Aura menjalani pengobatan. Namun Ayahnya hanyalah seorang penjual sate keliling.  Dengan penghasilan yang hanya 50 ribu/harinya,  jangankan membawa Aura berobat, untuk membeli susu khusus dan popok saja beliau sudah kesulitan.

"Sambil mengumpulkan biaya, saya terus berdoa untuk Aura. Semoga Tuhan segera menurunkan mukjizat-Nya untuk Aura. Saya takut Aura tidak bisa bertahan dari sakitnya ini..."

Aura terancam kehilangan masa kecilnya. Mirisnya, bila tak segera mendapat penanganan medis, Aura juga terancam kehilangan masa depannya!

Baca selengkapnya ▾

  • July, 8 2026

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close