
saya tidak mau kehilangan anak saya, apapun akan saya kerjakan" ucap abah udin

Abah Udin, 81 tahun, setiap hari masih harus berjualan kerupuk dari pagi sampai malam.
Kerupuk yang Abah jual bukan milik sendiri. Abah hanya membantu menjualkan dan harus menyetor hasil jualannya kepada bos. Dari satu bungkus kerupuk, Abah hanya mendapatkan sekitar Rp1.000.
Meski usia sudah 81 tahun, Abah tetap berjalan keliling mencari pembeli. Bukan karena Abah tidak ingin beristirahat, tapi karena ada kebutuhan yang harus Abah perjuangkan.
Abah tinggal mengontrak sederhana bersama anaknya yang sedang sakit paru-paru. Sejak istrinya meninggal dunia, hanya anaknya itulah yang menjadi keluarga Abah.

Setiap hari Abah berjualan untuk mendapatkan uang, salah satunya untuk membantu biaya pengobatan anaknya. Di usia yang sudah tidak muda lagi, Abah masih terus berusaha karena Abah tidak ingin kehilangan satu-satunya anak yang Abah punya.
Abah mungkin sudah tua, tenaganya juga tidak lagi seperti dulu. Tapi demi anaknya, Abah tetap memaksakan diri untuk berjualan dari pagi sampai malam.
Yuk, kita bantu Abah Udin. Semoga sedikit bantuan dari kita bisa meringankan biaya pengobatan anaknya dan membuat Abah tidak harus berjuang sendirian.
Berapapun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti untuk Abah dan anaknya
![]()
Menanti doa-doa orang baik