
Menangis tanpa suara, karena lehernya harus dibolongin agar bisa tetap bernapas. Begitulah kondisi memilukan Atifa (3 tahun) saat ini. Jangankan untuk bermain, untuk sekadar mengeluarkan suara tangis pun ia sudah tak mampu.

Ia hanya bisa terbaring lemah, lumpuh total tanpa respons, setelah perjuangan panjang melawan jantung bocor yang berujung komplikasi.
Atifa awalnya menjalani operasi jantung pertama dengan harapan besar untuk sembuh. Namun, takdir berkata lain. Terjadi pendarahan hebat pada bekas luka operasinya yang membuat Aatifa mengalami demam tinggi, kejang-kejang, hingga koma selama 2 minggu.
Akibat komplikasi itu, Atifa mengalami penyempitan jalur pernapasan. Dokter tidak punya pilihan lain selain membolongi lehernya untuk memasang alat trakeostomi. Kini, lubang di leher itulah satu-satunya jalan bagi Atifa untuk tetap menyambung nyawa.
“Kata dokter, satu-satunya cara buat selamatkan nyawa anakku hanya lewat operasi di Jakarta. Biayanya sampai 100 juta. Saya cuma pekerja serabutan, sudah jual barang-barang di rumah, tapi tetap gak cukup...” ucap Pak Ongki.

Pak Ongki bahkan terpaksa menawarkan TV tua di pinggir jalan... Sekali lagi, TV. Itu adalah barang berharga terakhir milik Atifa yang tersisa. Pak Ongki rela rumahnya kosong melompong asalkan ada uang tambahan untuk biaya rumah sakit, meski ia tahu hasil jual TV takkan pernah cukup untuk biaya 100 juta rupiah.
Saraf otak Atifa kini terancam rusak permanen karena kekurangan oksigen saat koma. Jika tidak segera dirujuk ke Jakarta, harapan keluarga untuk melihat senyum mungil Atifa akan hilang selamanya.
"Saya cuma pengen liat anak saya senyum lagi.. Sekarang dia cuma bisa diam, napasnya harus lewat lubang di leher itu," lirih Pak Ongki sambil menahan tangis.
#OrangBaik, Atifa sedang berpacu dengan waktu antara hidup dan mati. Mari kita bantu ringankan beban Pak Ongki agar Atifa bisa segera berangkat ke Jakarta untuk operasi.
Mari salurkan sedekah terbaikmu melalui:
Tak hanya mendoakan dan berdonasi, saudara-saudara juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak bantuan yang datang untuk Aatifa.
Terima kasih banyak, #orangbaik!