ImageMakan Kangkung Mentah, Kelaparan Karena Gak Laku...
Image

Makan Kangkung Mentah, Kelaparan Karena Gak Laku

Image
lebak, banten
Rp 21.210.500 terkumpul dari Rp 100.000.000
398 Donasi 1 bulan, 1 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

"Kemarin ada yang beli kangkung Abah, tapi gak bayar, Nak... Hari ini gak ada yang beli sama sekali. Perut Abah perih sekali, terpaksa Abah ikat pakai tali biar gak terlalu kerasa laparnya.." — Abah Madhalim.

Tadi aku lemas banget pas liat Abah Madhalim duduk di trotoar. Tangannya gemetar hebat saat mengambil seikat kangkung dagangannya, lalu dimakan gitu aja secara mentah-mentah... 😭

Bukan karena beliau suka, tapi karena perutnya sudah sangat perih belum terisi apa-apa sejak pagi. Di usianya yang sudah 85 tahun, Abah bahkan terpaksa mengikat perutnya kuat-kuat pakai tali hanya supaya rasa perih akibat lapar gak terlalu menyiksa.

Hati siapa yang gak hancur? Di usia senja ini, Abah masih harus jalan kaki puluhan kilo setiap hari menjajakan kangkung. Semua itu beliau lakukan demi istrinya yang di rumah sedang sakit dan kesulitan berjalan. Abah cuma mau bawa pulang sedikit uang buat makan dan obat istrinya.

Tapi kenyataannya begitu pahit. Bukannya untung, Abah justru sering dizalimi orang yang tega ambil dagangannya tanpa membayar.

"Mau pulang pun Abah gak ada ongkos, Nak..." ceritanya dengan suara parau.

Nyeseknya lagi, ujian Abah belum berhenti. Rumah sederhana yang selama ini menjadi tempat mereka berteduh terancam digusur karena tanahnya mau diambil kembali oleh pemiliknya. Bayangkan, di masa tuanya, Abah dan istri terancam terusir dan gak punya tempat tinggal.

Di saat kita mungkin sering milih-milih makanan atau bahkan membuangnya, Abah Madhalim harus menelan kangkung mentah yang mulai layu demi bisa bertahan hidup. Rasa sakit di kakinya yang renta kalah dengan rasa takut jika istrinya di rumah tak bisa makan.

Sahabat, jangan biarkan Abah Madhalim terusir dan kelaparan di jalanan. Beliau sudah terlalu lelah berjuang sendirian. Kita bisa jadi alasan Abah berhenti mengikat perutnya dengan tali dan mulai tersenyum kembali.

Salurkan bantuan terbaikmu untuk modal usaha dan hunian layak bagi Abah melalui:

  1. Klik tombol "DONASI SEKARANG"

  2. Masukkan nominal donasi terbaikmu

  3. Pilih metode pembayaran (Gopay, Dana, Transfer Bank, dll)

Baca selengkapnya â–¾

  • May, 6 2026

    Campaign is published

Hamba Allah2 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 30.000
aziza7 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 15.000
Nikmayati Razak11 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.000
Orang Baik16 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 10.000
Orang Baik19 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.000

Doa-doa orang baik (162)

aziza7 jam yang lalu
semoga Allah segera mengaruniai saya anak keturunan
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Orang Baik19 jam yang lalu
Semoga bapak nya sehat selalu
Image
2 Aaminn
+1
dinda adela21 jam yang lalu
sedikit rezeki titipan dari allah pa, semoga bapanya ngga kelaparan lagi, dipermudahkan segala urusannya, sehat selalu, terimakasih udah berjuang sampe saat ini
Image
8 Aaminn
+1
Anneke21 jam yang lalu
Tuhan tidak pernah ingin anak2 nya menderita jadi yakin , percaya n bersyukur selalu
Image
1 Aaminn
+1
Turiah ria22 jam yang lalu
Sedikit ya pa,semoga bermanfaat
Image
1 Aaminn
+1
Bagikan melalui:
✕ Close